Gandeng Akademisi Oxford, Papua Barat Susun Peta Jalan Investasi Hijau

Rapat persiapan kunjungan Gubernur Papua Barat bertemu dengan pemerintah dan tokoh swasta di Amerika Serikat yang akan dilakukan pada 7 – 12 Juni nanti digelar di Kantor Perwakilan Provinsi Papua Barat, Cikini, Jakarta (29/5/2019). (Dok. Kitong Bisa/Billy Mambrasar)

KOMPAS.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dalam beberapa tahun ini bekerja keras mempertajam strategi Papua Barat menjadi Provinsi Konservasi dalam upaya mendorong pembangunan berkelanjutan.

Keseriusan ini mendorong Domingus Mandacan menginisiasi Konferensi Internasional terkait keragaman hayati dan wisata berbasis lingkungan (ICBE) yang diikuti penandatanganan deklarasi perlindungan alam Papua dalam Deklarasi Manokwari (7-10/10/2018).

Dalam rapat persiapan kunjungan Gubernur Papua Barat bertemu dengan pemerintah dan tokoh swasta di Amerika Serikat yang akan dilakukan pada 7 – 12 Juni nanti, Gubernur Papua menggandeng Billy Mambrasar, tokoh muda yang mendorong semangat kewirausahaan di Papua dan Papua Barat.

Rapat persiapan diadakan di Kantor Perwakilan Provinsi Papua Barat, Cikini, Jakarta (29/5/2019).

Menyusun peta jalan “investasi hijau”

Billy Mambrasar saat ini sedang menjalani tahun terakhir studi di Universitas Oxford di Inggris dan menjadi anggota tim penyusunan dokumen cetak biru dan peta jalan investasi hijau di Papua dan Papua Barat.

Dokumen ini akan digunakan untuk memberikan arahan bagi perusahaan swasta berinvestasi mengikuti falsafah keberlanjutan di Papua dan Papua Barat, didanai dan didukung Pemerintah Inggris melalui agensi perlindungan dunia dari perubahan iklim (UKCCU).

Diskusi Gubernur dan Billy Mambrasar ini terjadi dalam rangkaian momen persiapan keberangkatan untuk bertemu dengan Investor dan pemerintah Amerika Serikat pekan ini dalam rangka mempromosikan potensi investasi dan alam Papua Barat untuk bisnis berkelanjutan.

Komitmen meningkatkan ekonomi masyarakat

Billy sendiri saat ini sedang dalam tahap penulisan skripsi pascasarjana di Oxford University dan mendalami bagaimana perusahaan swasta melakukan investasi di sebuah negara, harus menghormati falsafah perlindungan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat asli.

Billy menjadikan Papua dan Papua Barat sebagai area riset dan studi kasusnya. Ia juga kerap mempromosikan Papua dan Papua Barat di kampus tempat penerima nobel, dan pemimpin-pemimpin dunia bersekolah ini.

“Saya bangga akan alam Papua yang indah, dan kerap menjadikannya bahan presentasi di kelas. Saya mendorong bahwa bisnis yang jalan di sebuah tempat, haruslah sejalan dengan konservasi lingkungan dan manusia, dan tidak merusak”, Billy menjelaskan.

“Kita berkomitmen untuk meningkatkan ekonomi Masyarakat Papua Barat, oleh sebab itu, mendorong investasi untuk pembangunan wajib, akan tetapi wajib mengikuti falsafah lingkungan hidup,” ujarnya.

Secara khusus Gubernur Papua Barat berpesan, “Komitmen kita jelas, menjaga 70 persen wilayah hutan terlindungi dan terjaga, serta 50 persen wilayah laut tetap bersih dan tidak rusak, itu tanggung jawab anak-anak muda Papua seperti kalian untuk ikut terlibat menjaganya.”

Ingatkan putera daerah bangun Papua Barat

Dalam rapat persiapan kunjungan Gubernur Papua Barat bertemu dengan pemerintah dan tokoh swasta di Amerika Serikat yang akan dilakukan pada 7 – 12 Juni nanti, Gubernur Papua menggandeng Billy Mambrasar, tokoh muda yang mendorong semangat kewirausahaan di Papua dan Papua Barat. (Dok. Kitong Bisa/Billy Mambrasar)

Kunjungan yang akan dilakukan minggu ini di Los Angeles Amerika Serikat merupakan undangan resmi Presiden Organisasi Internasional berbasis lingkungan, Conservation International (CI).

Acara akan dihadiri beberapa CEO perusahaan besar yang tertarik menanamkan investasinya di Papua Barat, antara lain; Mars, Unilever dan dihadiri Gubernur California, dan Walikota Los Angeles.

Selain itu akan diadakan sesi pertemuan Gubernur dengan Mahasiswa Papua Barat di Los Angeles yang akan berfokus mengangkat peran mahasiswa dalam menjaga alam Papua, serta berkontribusi bagi pembangunan Provinsi Muda di timur Indonesia ini.

“Billy dan teman-teman yang sudah belajar di luar negeri diharapkan dapat kembali dan mengamalkan ilmu kalian, mendukung pembangunan Papua Barat yang tetap menjaga kelestarian alam tanah ini”, harap Dominggus Mandacan.

 

Sumber: Kompas.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.